Chat with us, powered by LiveChat
selamat datang di kingkongBOLA.com, DAPATKAN PROMO MENARIK Cashback sd 10%

Kontroversi Handball, Teknologi VAR Bantu Prancis menang? ini kata mantan wasit Inggris.

Timnas Kroasia yang secara mengejutkan tampil di Final piala dunia 2018 ini akhirnya harus mengakui dari tim lawannya, Prancis. Tim kuda hitam ini takluk dengan skor 4-2.

Dalam laga ini, sebuah insiden yang sangat merugikan harus diterima oleh Kroasia. inisiden ini datang dari wasit yang memimpin laga ini, Nestor Pitana yang membuat keputusan Kontroversial. Wasit ini memberikan Kroasia hukuman penalti setelah Perisic terekam kamera menyentuh bola dengan tangannya melalui Teknologi VAR.

ini kali ke enam timnas prancis mendapatkan hadiah pinalty di ajang piala dunia 2018 ini. Griezmann si striker prancis mampu menjalankan tugas nya sebagai algojo eksekutor pinalty. Prancis unggul 2-1. Keputusan itu juga membuat dampak negatif terhadap psikis pemain Kroasia hingga akhirnya kembali kebobolan sebanyak dua kali oleh Paul Pogba dan Kylian Mbappe.

Insiden ini membuat mantan wasit Liga Inggris, Dermot Gallagher, memberikan pandangan dan komentarnya. Menurut Gallagher, aksi Perisic tersebut bukanlah sebuah handball. Gallagher menilai Perisic menyentuh bola tanpa adanya unsur kesengajaan.

“menurutku itu 100% bukanlah sebuah penalti. Dia tidak sengaja, pandangannya tertutup dengan pemain yang ada di depannya,” ucap Gallagher,

“Itu hanya mengenainya, dia tidak sengaja menggerakkan tangannya ke bola, dia tidak mempunyai niat menepis bola. Aturan mengatakan (handball) itu harus disengaja. Lengannya tidak berada dalam posisi tidak lazim. Itu sungguh masuk akal,” imbuhnya.


Artikel Terkait Berita Bola