Chat with us, powered by LiveChat
selamat datang di kingkongBOLA.com, DAPATKAN PROMO MENARIK Cashback sd 10%

Neymar Pemain Terbaik Brazil Berguling-Guling di Lapangan, Ada Apa Sebenarnya?

Neymar Pemain Terbaik Brazil Berguling-Guling di Lapangan, Ada Apa Sebenarnya

Selama pertandingan Piala Dunia 2018 berlangsung, tidak ada pihak yang mampu mengetahui pasti hal apa saja yang bakal terjadi. Seperti laga antara tim nasional Brazil dan Meksiko yang saling berhadapan satu sama lain pada tanggal 2 Juli, Hari Selasa kemarin. Awalnya keduanya melakukan permainan seperti biasa dengan pemain Brazil unggul dalam perolehan angka yaitu 2-0. Dua goal berhasil diciptakan oleh sang bintang yaitu Neymar kemudian disusul oleh Roberto Firmino.

Seakan belum puas terhadap keunggulan nilai tersebut, salah seorang dari mereka berulah dan membuat drama lapangan hijau. Tepatnnya Neymar berguling-guling ketika pertandingan sedang panas dimana pihak Meksiko tengah berusaha mencuri goal dan menyamakan kedudukan terhadap Brazil. Pemain bernama Miguel Layun diduga menginjak kaki kanan Neymar dengan sengaja sehingga membuatnya harus terjatuh dan meringis menahan sakit. Selama kurang lebih 1 menit lebih berlalu, pemain berusia 26 tahun tersebut masih berada di posisi awal sementara wasit serta yang lainnya berkumpul seperti membuat lingkaran.

Neymar Habiskan 14 Menit Terkapar Selama Piala Dunia 2018

Pada menit pertandingan ke-72 berlangsung terjadi sebuah kejadian tak terduga dimana salah satu pemain Meksiko yaitu Miguel Layun menginjak kaki Neymar Jr asal Brazil. Saat itu keduanya tengah saling merebut bola tetapi secara tiba-tiba Neymar jatuh dan menjerit kesakitan tanpa berhenti sehingga mengundanng perhatian seluruh penonton di stadion. Ia mengungkapkan apabila Layun sengaja meginjak kaki kanannya sehingga ia terjatuh. Namun sebaliknya, pemain Meksiko tersebut membela diri jika ia sama sekali tidak melihat kaki lawannya dan hanya berusaha merebut bola saja. Karena tetap ditahan oleh Neymar maka Layun sedikit kesulitan sehingga tak sengaja menginjak sedikit bagian pergelangan kaki. Akan tetapi sang bintang negara Tari Samba tersebut malah melakukan drama mengejutkan, seolah-olah dirinya tengah diserang hebat oleh Layun sampai cidera parah.

Kabarnya tindakan Neymar dianggap berlebihan dan manja karena seharusnya ia masih dapat melanjutkan permainan. Bahkan ini bukan pertama kalinya melakukan adegan guling-guling di tengah lapangan dalam Piala Dunia 2018 melainkan Neymar sudah mencetak rekor waktu 14 menit terkapar. Pada laga pertamanya melawan Swiss, ia terkapar selama kurang lebih 3 menit 40 detik. Selanjutnya ketika berhadapan dengan Kosta Rika, menghabiskan waktu 2 menit 6 detik. Di laga terakhir fase grup, Neymar terjatuh dan terhenti selama 56 detik. Kejadian terakhir melawan Meksiko dimana Layun menginjak pergelangan kakinya dan harus kesakitan selama 5 menit 30 detik. Dengan begitu total waktunya ada 13 menit 50 detik atau dibulatnya menjadi 14 menit. Karena inilah mengapa insiden kemarin sama sekali tidak menimbulkan simpati terhadap pemain sentral timnas Brazil ini melainkan dianggap sebagai kejadian biasa.

Menuai Banyak Kritikan Berbagai Pihak

Bukannya langsung membela Brazil karena salah satu pemainnya mendapatkan cidera tetapi Neymar malah banyak dicerca. Berbagai pihak menganggap jika ini merupakan permainan semata dimana ia membuat drama sepak bola untuk mendapatkan tujuan tertentu. Pasalnya, sebelumnya Neymar pernah mengalami hal serupa sehingga julukan sebagai “pemain manja” dan “si jago akting” begitu melekat dengan dirinya. Beberapa hal mencurigakan yang ditunjukan seperti reaksi berlebihan seperti tengah mendapatkan cidera serius dan parah sehingga butuh penanganan medis saat itu juga. Jika dilihat kembali, tindakan Neymar seperti disengaja karena kakinya masih baik-baik saja. Bahkan ia dapat melanjutkan permainan dan kembali ke tengah lapangan dengan sehat seperti sedia kala. Kalau cideranya begitu fatal sampai mengharuskan terkapar dan berguling di tanah maka paling tidak kakinya terkilir atau bahkan tulangnya mengalami patah.

Kritikan muncul dari berbagai pihak karena kejadian tersebut, salah satunya pelatih Meksiko bernama Juan Carlos Osoria yang menyayangkan timnya tak mampu mengambil kesempatan menyamai skor dari Brazil dimana saat itu hanya satu goal berhasil didapatkan. Padahal pada saat itu Miguel Layun sedang berusaha mengejar ketertinggalan goal dengan cara merebut bola yang dikendalikan Neymar. Kekecewaan bertambah ketika sang wasit membiarkan perilaku pemain Brazil dan seakan membelanya tanpa memberikan peringatan apapun. Meskipun pada akhirnya Layun tidak diberikan hukuman atau kartu tetapi keputusan wasit seakan satu pihak saja.

Selanjutnya kritikan datang dari pemain legendaris asal timnas Argentina yang pernah berlaga saat Piala Dunia 1986 yaitu Diego Maradona. Pria ini mengungkapkan kekesalan sekaligus rasa kecewa yang sama. Menurutnya sebagai pemain bertalenta seperti Neymar, tak seharusnya bersikap berlebihan dan manja hanya karena kejadian sepele. Di lapangan seringkali terjadi hal-hal mengejutkan termasuk cidera dan mendapatkan kecelakaan tak sengaja dari pemain lain. Bahkan saat itu luka kaki Neymar tidak telalu serius bahkan ia mampu melanjutkan kembali permainan sampai akhir.

Sikap Tidak Fair Wasit

Kabarnya wasit Piala Dunia 2018 dianggap menguntungkan pihak Brazil karena membela Neymar. Pelatih Meksiko kehabisan cara untuk menutupi rasa kecewanya. Tak hanya karena timnya gagal mencuri goal namun kehilangan peluang sekaligus sikap wasit yang tidak fair. Karena insiden tersebut pada akhirnya Meksiko tidak mampu melanjutkan permainan ke babak final dan terpaksa menerima kekalahan dengan lapang dada. Sementara itu dari pihak Neymar sendiri terus mengatakan apabila kakinya terinjak oleh Layun dengan sangat keras sehingga menduga jika itu suatu kesengajaan. Osorio menganggap apabila tim Brazil sangat diuntungkan terhadap intervensi yang dilakukan Rossi selaku wasit Piala Dunia 2018 saat itu.

Menanggapi hal tersebut Layun membela diri karena dirinya memang tidak sengaja menginjak sedikit. Namun reaksi sang lawan main begitu kelewat berlebihan sehingga semua mata menganggap jika Layun bersalah, padahal injakan tersebut juga mengenai wakil wasit. Kemudian setelah video diputar ulang, wasit memutuskan hal tersebut tidak sengaja dan permainan kembali dilanjutkan. Bahkan Neymar sendiri langsung berdiri seperti tak terjadi apapun sehingga membuat Meksiko sangat kesal dibuatnya. Walaupun begitu mereka berusaha bermain dengan dewasa dan mengakui kemenangan Brazil dengan skor 2-0. Pelatih Osorio juga telah sangat puas terhadap peforma para anak didiknya di dalam lapangan. Kemudian ia berharap agar di lain kesempatan mereka dapat terus berkembang dan memenangkan pertandingan secara internasional. Pelatih ini juga mengakui apabila berhadapan dengan Brazil merupakan saat paling sulit sehingga jangan sampai membuang peluang sedikitpun. Akan tetapi hal tersebut kemudian berantakan karena Neymar dianggap telah merusak strategi yang sudah susah payah diciptakan dan pada akhirnya Meksiko harus merelakan nilai kosong tanpa satupun mencetak goal.

Saat Piala Dunia berlangsung, setiap kejadian bisa saja terjadi kapanpun dimanapun. Mulai dari tindakan curang yang dilakukan para pemain untuk mendapatkan goal sampai sikap anarkis sekalipun. Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1930 silam, beberapa insiden mengejutkan sudah ada bahkan sampai sekarang. Beberapa diantaranya malah menjadi sejarah tak terlupakan sepanjang permainan di laga bergengsi Piala Dunia.


Artikel Terkait Berita Bola

WhatsApp chat